dia yang meraih tetapi tak kunjung sampai
dia yang melakukan tetapi tak menikmati
dia yang terbawa arus tanpa tau kapan harus berhenti
dia yang meringis kecut akan sengatan tajam belati perih
dia yang membuka tapi tak tau kapan harus menutup
dia yang takut akan kenangan tapi ingin mengenang lebih jauh....
dia yang menyongsong pelangi tanpa ada landasan untuk berpijak
dia yang mengatakan tapi tak menyadari yang terucap
dia yang berwarna dan semakin tampak memudar sejalan detik
dia yang berlari dan tampak terhenti oleh seonggok kerikil
dia yang tergantikan oleh sebuah ego
dia yang menanti dan tak pernah menghentikan penantian







Tidak ada komentar:
Posting Komentar